Kapan bayi bisa makan daging?
Mulai sekitar 6 bulan, setelah bayi Anda bisa duduk dengan dukungan, menunjukkan kontrol kepala yang baik, dan bisa mengambil makanan dan membawanya ke mulut, Anda bisa memperkenalkan daging. WHO dan AAP mendorong makanan pendamping yang kaya zat besi pada usia ini, dan NHS menyatakan bayi bisa makan daging mulai 6 bulan.
Jika bayi Anda lahir prematur atau ada kekhawatiran tentang zat besi, dokter Anda mungkin menyarankan untuk menawarkan makanan kaya zat besi lebih awal dan sering setelah makanan padat dimulai. Usahakan untuk menyertakan sumber zat besi di sebagian besar makanan, seperti daging yang empuk, kacang-kacangan, lentil, atau sereal yang diperkaya zat besi, bersama dengan ASI atau susu formula.
Cara menyajikan daging dengan aman
6 hingga 9 bulan: Pilih tekstur yang sangat empuk. Tawarkan potongan panjang yang lembut sekitar 4 hingga 5 cm panjang dan 1 hingga 2 cm lebar agar bayi Anda bisa menggenggam, atau daging yang diparut halus atau dihaluskan. Daging cincang yang lembab dalam saus sangat baik untuk sendok yang sudah diisi sebelumnya. Hindari potongan keras, urat, kulit, dan daging kering seperti daging asap.
9 hingga 12 bulan: Saat gerakan menjepit berkembang, beralihlah ke potongan daging empuk seukuran kacang polong. Gunakan tes remuk, daging harus bisa dihancurkan di antara jari-jari Anda. Dari 12 bulan, irisan tipis atau potongan kecil dalam hidangan campuran sudah baik. Padukan daging dengan makanan kaya vitamin C, seperti tomat, paprika, jeruk, atau beri, untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Hindari daging olahan yang dilapisi madu dan tinggi garam.
Mengapa daging bermanfaat
- 💚Sumber zat besi heme yang sangat baik untuk membantu mencegah kekurangan zat besi dan mendukung perkembangan otak.
- 💚Menyediakan zinc untuk fungsi kekebalan tubuh dan penyembuhan luka.
- 💚Protein berkualitas tinggi dengan asam amino esensial untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan.
- 💚Kaya akan vitamin B12 dan vitamin B lainnya untuk metabolisme energi dan kesehatan saraf.
- 💚Kolin dan, pada daging gelap, beberapa lemak yang mendukung perkembangan otak dan kebutuhan energi.
Tips keselamatan dan alergi
- ✓Pencegahan tersedak: Untuk 6 hingga 9 bulan, sajikan potongan seukuran jari 4 hingga 5 cm atau daging yang diparut. Setelah gerakan menjepit muncul, tawarkan potongan seukuran kacang polong. Gunakan tes remuk dan hindari potongan keras, urat, dan kulit.
- ✓Masak dengan baik. Unggas hingga 165 F, daging cincang hingga 160 F, potongan daging sapi, domba, rusa, dan babi utuh hingga 145 F dengan istirahat 3 menit. Jangan sajikan daging yang setengah matang atau berwarna merah muda.
- ✓Hindari daging olahan seperti bacon, ham, hot dog, dan irisan deli. Mereka tinggi garam dan dapat meningkatkan risiko tersedak.
- ✓Batasi hati dalam porsi yang sangat kecil dan tidak lebih dari sekali seminggu. Terlalu banyak vitamin A dapat berbahaya. Hindari pate untuk bayi karena masalah garam dan keselamatan.
- ✓Alergi jarang terjadi dengan daging, tetapi perhatikan gejala seperti biduran, muntah, batuk, atau sesak napas. Perkenalkan makanan baru satu per satu. AAP tidak lagi merekomendasikan untuk menunda alergen umum.
Resep daging ramah bayi
Daging untuk bayi: pertanyaan umum
Daging apa yang terbaik untuk mulai?
Pilih opsi yang lembut dan basah seperti daging sapi yang dimasak perlahan, bahu domba, daging ayam atau kalkun gelap, atau daging cincang dalam saus. Parut, haluskan, atau sajikan potongan lembut terlebih dahulu, lalu beralih ke potongan seukuran kacang polong seiring perkembangan keterampilan.
Seberapa banyak daging yang harus dimakan bayi saya?
Mulailah dengan sedikit, 1 hingga 2 sendok makan daging yang dimasak dalam satu kali makan sudah cukup. Usahakan untuk menyertakan sumber zat besi di sebagian besar makanan, yang bisa berupa daging, kacang-kacangan, lentil, tahu, atau sereal yang diperkaya zat besi.
Apakah bayi bisa makan daging olahan, bacon, sosis, atau hot dog?
Sebaiknya hindari daging olahan di tahun pertama karena tinggi garam dan pengawet, serta karena teksturnya dapat meningkatkan risiko tersedak. Pilih daging segar yang dimasak empuk sebagai gantinya.
Bagaimana cara memasak daging dengan aman untuk bayi?
Gunakan metode lembab seperti merebus, memasak dengan api kecil, atau memasak dengan tekanan hingga empuk. Periksa kematangan dengan termometer. Buang tulang, kulit, dan urat. Simpan dalam lemari es dalam waktu 2 jam dan panaskan hingga sangat panas.
Bagaimana dengan risiko tersedak pada daging?
Pastikan daging sangat empuk. Sajikan potongan seukuran jari 4 hingga 5 cm atau daging yang diparut pada usia 6 hingga 9 bulan. Beralihlah ke potongan seukuran kacang polong setelah gerakan menjepit muncul. Selalu awasi saat makan dan dudukkan bayi dengan tegak.
Apakah kaldu atau kaldu tulang bisa menjadi pengganti daging yang baik?
Tidak. Kaldu dapat menambah kelembapan dan rasa, tetapi rendah zat besi dan protein. Tawarkan daging asli atau makanan kaya zat besi lainnya untuk memenuhi kebutuhan bayi Anda.
Apakah daging direkomendasikan oleh otoritas kesehatan untuk bayi?
Ya. WHO dan AAP merekomendasikan makanan pendamping yang kaya zat besi mulai sekitar 6 bulan, dan NHS menyatakan bayi bisa makan daging mulai 6 bulan.
Beri makan bayi Anda dengan percaya diri
Nibli adalah pendamping MPASI yang dipersonalisasi untuk orang tua yang memulai MPASI — resep, jadwal, alergen, dan panduan pemotongan, semua dalam satu aplikasi.